Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Generator Set (GENSET)

Generator Set atau Genset merupakan sebuah mesin /alat yang mampu menghasilkan aliran listrik yang cukup stabil. Keberadaan mesin genset ini terbilang cukup membantu masyarakat disaat-saat darurat. Saat ini permasalahan ketidaktersediaanya aliran listrik terjawab dengan mesin ini.  Sebenarnya bagaimanakan prinsip kerja dari mesin ini dalam menghasilkan arus listrik?

Sebelumnya kita perhatikan terlebih dahulu konstruksi dari mesin genset

bagian bagian genset

Keterangan :

1.Strator

Strator mengelilingi sistem rotor, strator sendiri dapat berupa kumparan kawat tembaga yang akan membentuk medan magnet yang akan menggerakkan rotor.

2. Rotor

Rotor merupakan bagian dari mesin yang berputar, perputaran daro rotor akan menghasilkan medan magnet.

3. Slip Ring

Slip ring atau cincin geser, slip ring berputar bersama dengan poros dan rotor.

4. Generator Penguat

Generator penguat merupakan generator arus serah yang digunakan sebagai sumber arus.

5. Rangka Strator

Rangka strator menjadi tempat untuk bagian lainya. Rangka strator berbentuk lingkaran yang terbuat dari besi.

 

Berdasarkan prinsip kerjanya, generator dibagi dalam 2 tipe, pertama Generator AC dan Generator DC.

Perbedaannya yaitu generator DC  menghasilkan arus listrik yang searah, sedangkan generator AC menghasilkan arus listrik yang bergerak bolak-balik.

perbedaan ac dc

Generator  merupakan sebuah kumparan tembaga yang terdiri atas strator dan rotor. Generator AC dikenal dengan Alternator.

Prinsip kerja generator AC dan generator DC tidaklah jauh berbeda.  Keduanya sama-sama menggunakan prinsip elektromagnetik, pada engine genset hanya ada satu komponen yang membuat arus listrik bolak-balik yaitu slip ring. Pada generator AC slip ring berbentuk lingkaran penuh, sedangkan pada generator DC berbentuk cincin belah.

 

Perbedaan tersebut dapat diperhatikan melalui gambar dibawah ini :

Generator merupakan sebuah engine yang mampu mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. Energi mekanik tersebut diperoleh generato dari  prime mover. Prime mover merupakan penggerak yang mampu menghasilkan energi mekanis, energe mekanis tersebut digunakan untuk memutar rotor.

Berdasarkan ilmu fisika, mesin genset bekerja dengan cara memutar rotor didalam generator, lalu menimbulkan gelombang elektromagnetik pada lilitan generator. Gelombang elektromagnetik tersebut yang membuat rotor berputar menghasilkan arus listrik.

Mesin genset bekerja dalam waktu 10 detik setelah listrik mati, 10 detik selanjutnya tenaga listrik diswitch ke mesin genset, pada saat inilah listrik akan kembali bekerja. Hal ini karena komponen Automatic Voltage Regulator (AVR).

Didalam AVR terdapat mutual reactor yang berperan sebagai trafo jenis Currunt Transformer (CT). CT yang menghasilkan arus listrik berdasarkan besaran dari arus beban yang dilalui. Arus listrik yang dihasilkan gipergunakan untuk memperkuat medan magnet pada kumparan rotor. Sehingga pada prinsipnya untuk beban yang besar maka arus yang dihasilkan juga besar.

Didalam mesin genset, kestabilan RPM perlu dijaga, dan hal ini tidak dapat dilakukan hanya dengan AVR saja. Diperlukan System Governor yang mampu menjaga kestabilan RPM. Sehingga frekuensi putaran stabil pada saat ada atau tidak ada beban, dilakukan dengan mengatur kapasitas bahan bakar pada mesin genset.

Bagaimana jika listrik PLN menyala? Genset dilengkapi dengan sebuah switch otomatis yang mampu mengalihkan arus dari genset ken PLN tanpa harus memadamkan listrik, tentunya hal ini sangat memudahkan konsumen. Arus akan dialihkan hanya dalam waktu 5 detik.

Itulah cara kerja dari Generator Set atau yang lebih kita kenal dengan Genset, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda yang saat ini sedang mencari tahu bagaimana sistem genset bekerja sebelum Anda memutuskan untuk mencari tempat jual genset atau sewa genset.

Category:

Share:

Join the discussionSHARE YOUR THOUGHTS